Cara Mengerjakan Tayamum Dan Shalat Di Pesawat

Cara Mengerjakan Tayamum Dan Shalat Di Pesawat

Cara Mengerjakan Tayamum Di Pesawat

Pengertian Tayamum

Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya. Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum.

Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadas, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang wajib hukumnya bila sudah tersedia. Tayamum untuk hadas hanya bersifat sementara dan darurat hingga air sudah ada.

Tayamum yang telah dilakukan bisa batal apabila ada air dengan alasan tidak ada air atau bisa menggunakan air dengan alasan tidak dapat menggunakan air tetapi tetap melakukan tayamum serta sebab musabab lain seperti yang membatalkan wudu dengan air.

Tata Cara / Praktek Tayamum :

– Membaca basmalah

– Renggangkan jari-jemari, tempelkan ke debu, tekan-tekan hingga debu melekat.
– Angkat kedua tangan lalu tiup telapat tangan untuk menipiskan debu yang menempel, tetapi tiup ke arah berlainan dari sumber debu tadi.
– Mengusap telapak tangan ke muka secara merata
– Bersihkan debu yang tersisa di telapak tangan
– Ambil debu lagi dengan merenggangkan jari-jemari, tempelkan ke debu, tekan-tekan hingga debu melekat.
– Angkat kedua tangan lalu tiup telapat tangan untuk menipiskan debu yang menempel, tetapi tiup ke arah berlainan dari sumber debu tadi.

Cara Mengerjakan Tayamum Di Pesawat

Cara Mengerjakan Shalat Di Pesawat

Calon jemaah haji atau umrah akan berada di pesawat selama kurang lebih sembilan jam dari tanah air ke Bandara Internasional Jeddah atau Bandara Madinah. Banyak hal yang harus diperhatikan selama dalam penerbangan, mulai dari tata cara dan etika selama dalam pesawat, cara menggunakan toilet hingga kewajiban shalat.

Jemaah haji-umroh tergolong musafir yaitu orang yang sedang melakukan perjalanan. Allah SWT telah memberikan keringan bagi musafir dalam menjalankan shalat wajib selama di perjalanan. Shalat selama dalam perjalanan dapat dilaksanakan dengan cara jamak dan qashar.

Shalat jamak, yaitu mengumpulkan dua shalat wajib dalam satu waktu yang sama. Shalat wajib yang bisa dijamak yaitu shalat dzuhur dengan ashar dan shalat maghrib dengan Isyak. Shalat jamak ini ada dua cara yaitu:

Jamak Taqdim, maksudnya mengerjakan shalat dluhur dan ashar di waktu shalat dzuhur dan Shalat Maghrib dan Isyak dikerjakan pada waktu Magrib.
Jamak Ta’khir, maksudnya menjamak dluhur dan ashar dikerjakan pada waktu Ashar, dan mengerjakan magrib dengan isyak di waktu Isyak.
Adapun qashar artinya meringkas shalat empat rakaat menjadi dua rakaat sedangkan shalat magrib tetap tiga rakaat. Shalat Subuh tidak dapat dijamak ataupun diqashar.

Cara Mengerjakan Shalat Di Pesawat

Sebelum mengerjakan shalat disyaratkan bersuci atau berwudlu dahulu. Dalam kondisi darurat dan tidak ada air yang mencukupi maka dianjurkan untuk melaksanakan tayamum. Sebenarnya di pesawat masih ada air tetapi ketersediaan air sangat terbatas sehingga dibolehkan bertayamun dengan microdebu di kursi pesawat.

Intinya, Cara Mengerjakan Shalat Di Pesawat dikerjakan dengan posisi duduk di kursi pesawat karena memang kita tidak bisa berdiri, ruku’ dan sujud dengan sempurna, sebagaimana Rasulullah pernah shalat sunnah di atas unta.

Jika ada tempat yang memungkinkan kia melaksanakan gerakan shalat, lebih dianjurkan shalat biasa dan menghadap kiblat berdasarkan GPS pesawat, atau mengarahkan kiblat semampunya.

Adapun doa-doa dalam shalat sambil duduk sama dengan doa-doa ketika shalat sambil berdiri sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW.

Selengkapnya, berikut Cara Mengerjakan Shalat Di Pesawat:

Berikut Cara Mengerjakan Shalat Di Pesawatt:

  1. Dengan posisi duduk di kursi pesawat. Niat sambil Takbiratul ihram
  2. Tangan bersidekap seperti layaknya sholat sambil berdiri, membaca doa iftitah, Surat Al Fatihah dan surat pendek yang dikehendaki.
  3. Ruku’ dilakukan sedikit membungkukkan badan dari posisi duduk sambil berdoa ketika ruku’.
  4. I’tidal dilakukan dengan posisi punggung lurus seperti dalam posisi duduk sambil berdoa.
  5. Sujud dilakukan dengan membungkukkan badan lebih rendah saat ketika ruku’ sebelumnya sambil berdoa.
  6. Duduk antara dua sujud, dilakukan dengan posisi duduk sempurna di kursi pesawat sambil berdoa.
  7. Sujud kembali dengan membungkukkan badan seperti pada sujud awal sambil berdoa.
  8. Duduk kembali dengan sempurna, tangan bersidekap untuk melaksanakan rakaat yang kedua, membaca Surat Al Fatihah dan Surat pendek yang dikehendaki.
  9. Ruku’ dilakukan sedikit membungkukkan badan dari posisi duduk sambil berdoa ketika ruku’.
  10. I’tidal dilakukan dengan posisi punggung lurus seperti dalam posisi duduk sambil berdoa.
  11. Sujud dilakukan dengan membungkukkan badan lebih rendah saat ketika ruku’ sebelumnya sambil berdoa.
  12. Duduk antara dua sujud, dilakukan dengan posisi duduk sempurna di kursi pesawat sambil berdoa.
  13. Sujud kembali dengan membungkukkan badan seperti pada sujud awal sambil berdoa.
  14. Duduk Tasahut Akhir. Duduk dengan sempurna letakkan kedua tangan di atas lutut, lakukan dengan membaca doa tasahut akhir.
  15. Mengucapkan salam sambil menolehkan ke
  16. pala ke kanan dan ke kiri.
  17. Berdoa dan berdzikir setelah selesai sholat.

Cara Mengerjakan Shalat Di Pesawat

 

Tayamum maupun shalat dalam kendaraan tergolong melaksanakan kewajiban dalam keadaan tertentu, sehingga wajib pula diketahui hal-hal terkait dengan pengerjaan khususnya

 

One Reply to “Cara Mengerjakan Tayamum Dan Shalat Di Pesawat”

  1. I have noticed you don’t monetize your website, don’t waste your
    traffic, you can earn additional cash every month because you’ve got hi
    quality content. If you want to know how to make extra money, search for:
    Ercannou’s essential adsense alternative

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *